Tempatnya berbagi Ilmu dan Hiburan

Tampilkan postingan dengan label bom. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label bom. Tampilkan semua postingan

APA?? AMERIKA PERNAH MAU LEDAKKAN BOM ATOM DIBULAN?

Pemerintah Amerika Serikat (AS) ternyata sempat berencana meledakkan bom nuklir di Bulan. Rencana tersebut dibuat saat AS sedang bersaing ketat dengan Uni Soviet dalam masa-masa puncak Perang Dingin pada tahun 1950-an.

Pada masa Perang Dingin kedua negara adidaya tersebut saling bersaing dalam melakukan eksplorasi ruang angkasa. Persaingan tersebut dimulai saat Uni Soviet secara mengejutkan berhasil meluncur satelit pertama ke luar angkasa, Sputnik, pada tahun 1957.

Rencana peledakan yang tidak sempat terealisasi itu diberi nama Proyek A119. Bom nuklir yang akan diledakkan di bulan itu direncanakan dibawa dengan roket ke bulan. Setelah roket tersebut mencapai bulan, bom nuklir akan diledakkan oleh AS dari bumi. Demikian diberitakan Daily Mail, Senin (26/11/2012).

Pejabat AS pada saat itu berpikir dengan meledakkan nuklir di bulan mereka akan dapat memenangkan persaingannya dengan Uni Soviet di luar angkasa. Rencana tersebut juga bertujuan untuk menunjukkan kemampuan nuklir AS pada negara rivalnya itu.

Rencana tersebut dibatalkan karena khawatir bila operasi itu gagal, bom nuklir tersebut akan jatuh ke bumi dan mengakibatkan korban jiwa. Banyak para ahli yang ikut serta dalam proyek tersebut juga memperingatkan bahaya radiasi yang akan ada di bulan apabila operasi peledakan tersebut benar dilakukan.

AS akhirnya lebih memilih untuk mengirimkan astronotnya ke bulan untuk memenangkan persaingannya dengan Uni Soviet. Pada 1969, AS mengirimkan misi Apollo 11 yang membawa astronot ke bulan. Salah satu astronot dalam misi tersebut, Neil Armstrong dicatat oleh sejarah sebagai manusia pertama yang menginjakkan kakinya di bulan.
sumber

Tas ransel pelajar ini bikin heboh..

Warga Depok digegerkan dengan penemuan sebuah tas ransel pelajar sekolah mencurigakan di Jembatan Jalan Juanda, Kelurahan Kemirimuka, Beji, Depok. Tas tersebut dicurigai diduga berisi bom.

Hingga kini tim gegana Polda Metro Jaya sudah tiba di lokasi penemuan tas. Tim gegana, Polsek, dan Polres Depok masih menyisir TKP dan mendeteksi serta berupaya mengecek tas tersebut apakah tas tersebut betul berisi bahan peledak atau bukan.

"Ya saat ini tim gegana masih mendeteksi tas yang dicurigakan, apa betul bom, pakaian dan lainnya kan kita enggak tahu," ujar Kapolsek Beji AKP Agus Widodo di lokasi, Jumat (16/11/2012).

Tim gegana menggunakan metal detector untuk mendeteksi tas tersebut. Kejadian berawal saat pejalan kaki melihat tas mencurigakan di jembatan tersebut. Akhirnya ia pun melapor kepada petugas Polsek Beji untuk segera mengecek ke lokasi. Kejadian penemuan tersebut sekitar pukul 16 sore tadi.

"Tas tersebut ditinggalkan begitu saja, tergeletak di jembatan," tandasnya


Otak pengeboman bom klaten bethasil kabur

Terpidana teroris yang menjadi otak kelompok bom Klaten kabur dari Rumah Tahanan Polda Metro Jaya. Roki Aprisdianto alias Atok Prabowo kabur pada 6 November 2012 sekitar pukul 13.00 WIB saat sekitar 23 orang datang menjenguk para narapidana di rumah tahanan tersebut. "Dia kabur dengan mengenakan cadar," kata juru bicara Markas Besar Kepolisian RI, Brigadir Jenderal Boy Rafli dalam konferensi pers di kantornya, Rabu, 7 November 2012.

Polisi belum mengetahui asal  pakaian yang digunakan Roki melarikan diri. Dugaan sementara hingga saat ini, Roki bertukar pakaian atau dibawakan pakaian cadar dari penjenguk lalu keluar secara bersama dalam rombongan.

Boy enggan memaparkan secara detil penyebab terpidana penjara enam tahun tersebut dapat lolos dari penjagaan petugas. Ia menyatakan, Roki ditahan di lantai IV Rutan Polda dan dilengkapi dengan kamera pemantau CCTV. "Pengunjung jumlahnya cukup banyak, semua masih diperiksa," kata Boy.

Menurut Boy, Roki sudah menerima vonis pada 2011, dan sudah menjalani masa hukuman di Rutan Polda Metro selama enam bulan sejak awal 2012. Roki sendiri masih berada di Rutan Polda karena menunggu keputusan Jaksa Penuntut Umum untuk tempat pelaksanaan hukuman bagi perancang peledakan bom di gereja dan masjid di Klaten ini. "Masih menunggu untuk ke Nusakambangan," kata Boy.

Roki divonis enam tahun penjara oleh Majelis Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Barat pada Desember 2011. Ia telah terbukti secara sah dan menyakinkan melanggar pasal 15 junto pasal 9 Undang-undang nomor 15 tahun 2003 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Terorisme. Putusan majelis hakim, lebih ringan daripada tuntutan jaksa penuntut umum selama delapan tahun penjara.

Roki dinyatakan sebagai pemimpin kelompok teroris yang meledakkan bom di beberapa tempat di Klaten pada November hingga Desember 2010. Kelompok ini menyebar bom rakitan yang meledakkan tiga pos polisi, dua buah gereja, dan sebuah masjid untuk menyebar fitnah di masyarakat.


Ancaman bom diposo ternyata ulah iseng anak smk

POSO- Kepolisian Daerah Sulawesi Tengah menahan seorang pelajar SMK Tentena karena ketahuan sebagai orang yang bertanggung jawab atas teror benda diduga bom di Pasar Siwagi Lemba, Tentena Rabu 24 oktober, lalu.

Terkait hal itu, Kapolda Sulawesi Tengah Brigjen (pol) Dewa Parsana langsung mengimbau seluruh warga Poso untuk tidak bercanda atau melakukan perbuatan iseng dalam situasi Poso saat ini.

Pasca teror benda diduga bom yang melumpuhkan aktivitas jual beli di Pasar Siwagi Lemba Tentena, petugas kepolisian di wilayah itu langsung memburu, pelajar SMK Tentena berinisial HA (16  tahun).

Pelajar yang juga warga desa Sawidago Kecamatan Pamona Pusalemba itu ditahan karena diketahui sebagai pihak yang meletakkan bungkusan dilakban hitam di kios penjualan ayam.

“Tindakan itu karena rasa iseng semata, namun akibat perbuatannya telah menimbulkan keresahan warga masyarakat sampai-sampai polisipun harus mengerahkan petugas Jibom Gegana Brimob Polda Sulawesi Tengah dan identifikasi Polres Poso untuk mengamankan benda diduga bom itu,” katanya.

HA ditangkap petugas polisi Polsek Lore Utara dari sekolahnya pada Kamis 25 oktober 2012. Setelah menjalani proses pembuatan Berita Acara Pemeriksaan, HA kemudian dibawa ke Polres Poso.

Seperti diketahui, tiga teror bom terjadi sepanjang Selasa, hingga Rabu pekan ini. Teror bom itu terjadi di pintu gerbang dusun Tonipa, Desa Lantojaya, Kecamatan Poso Pesisir. Teror bom berikutnya terjadi di depan depot Pertamina, Kelurahan Moengko Lama, Kecamatan Poso Kota. Terakhir teror terjadi di Pasar Siwagi Lemba, Tentena. Dari keseluruhan teror benda diduga bom di berbagai lokasi itu, polisi hanya menemukan sekaleng pasir gabus helm dan trafo lampu neon.


Template By Fahmi Setiawan , Di Publish By Eckoo dan Yanzen