Tempatnya berbagi Ilmu dan Hiburan

Roma irama PD jadi Capres

Bermodal mendapat dukungan dari sejumlah ulama dan habib di Jakarta, raja dangdut Rhoma Irama mengaku siap ikut meramaikan bursa calon presiden 2014.

Menurut mantan anggota Majelis Permusyawaratan Rakyat dari Utusan Golongan ini, dukungan dari kalangan ulama tidak bisa dianggap main-main. "Jika ada amanah dari para habib, saya anggap sebagai amanah dari Allah SWT," kata Rhoma dalam sebuah pengajian di majelis taklim Al Habib Ali Al Habsyi di Kwitang, Jakarta Pusat, pagi tadi.

Pemilik nama lengkap Raden Oma Irama ini menekankan kalau memang dukungan tersebut konkret maka ia siap melangkah ke RI-1. "Kalau ada parpol sebagai kendaraan politik, saya siap jadi capres di Indonesia, pada tahun 2014," Rhoma menegaskan.

Rhoma, yang selama ini dikenal dekat dengan Partai Persatuan Pembangunan, mengklaim dirinya sebenarnya tidak punya obsesi untuk jadi Presiden. "Dulu saya tidak mau, maka sekarang saya ada keterpanggilan," ujar Rhoma, yang dalam perjalanan hidupnya menuai sejumlah kontroversi ini.

Bagi PPP sendiri tidaklah mudah seseorang untuk menjadi calon presiden. Sekretaris Jenderal PPP M.Romahurmuziy menyebutkan minimal ada lima syarat yang harus dipenuhi Rhoma untuk bisa menjadi capres. “Yaitu empat syarat bersifat personal dan satu syarat administratif,” tegasnya kepada Detik kemarin. "Masih terlalu pagi bicara peluangnya.”

Pengamat politik dari Universitas Gadjah Mada Yogyakarta, Ari Dwipayana, meragukan kans keterpilihan Rhoma. Pasalnya, Rhoma dinilai tak memiliki kemampuan mengatur negara, pengalaman birokrasi, serta partai politik untuk mengusungnya. Meski segi popularitas Rhoma tinggi, menurut Ari, belum tentu masyarakat akan menyukai dan memilih Rhoma sebagai presiden. “Lebih cocok jadi presiden dangdut daripada presiden RI,” kata Ari kepada Detik, kemarin.


0 komentar:

Posting Komentar

Cari Blog Ini

Ada kesalahan di dalam gadget ini

Site Info

KLIK UNTUK BERINVESTASI

DAFTAR DAN DAPATKAN DOLAR TIAP HARI, SAYA SUDAH MEMBUKTIKANNYA

Template By Fahmi Setiawan , Di Publish By Eckoo dan Yanzen