Tempatnya berbagi Ilmu dan Hiburan

Waw!! ternyata ada deodoran yang bisa dikunyah ya..

Ketika seseorang punya bau mulut, apa yang bisa kita berikan kepada orang itu? Biasanya kita akan  menyodorkan permen mint. Tetapi bagaimana kalau orang yang ada di samping kita itu mendadak punya masalah bau badan? Nah, tak mungkin kita menyodorkan parfum kan.

Baru-baru ini Beneno, perusahaan nutrisi dan kesehatan Amerika bekerjasama dengan Alpi, perusahaan pembuat permen Bulgaria menciptakan deodoran yang bisa dimakan. Mereka mengembangkan permen yang akan membuat tubuh Anda bisa berbau seperti harumnya bunga mawar.

Mereka menamakan deodoran itu sebagai Deo Parfum Candy. "Teknologi inovatif dari parfum deodoran ini didasarkan pada penelitian ilmuwan Jepang," jels situs Deo. Penelitian mereka menunjukkan bahwa ketika permen itu dicerna, maka permen tersebut memancarkan minyak senyawa aromatik seperti geraniol melalui kulit. Ketika zat itu menguap melalui kulit, maka bau badan kita akan beraroma seperti mawar.

Satu paket berisi 4 buah permen mengandung 12 mg geraniol. Sementara kekuatan dan durasi parfum sangat tergantung pada berat badan. Pihak pengembang mengatakan satu paket yang termakan oleh orang yang memiliki berat badan 65 kg bisa bertahan dalam waktu 6 jam.

Semua terdengar fantastis seperti khayalan yang terjadi di pabrik permen Willy Wonka dalam film Willy Wonka & the Chocolate Factory. Tetapi sangat masuk akal seperti ketika kita banyak makan bawang putih atau jinten akan berpengaruh terhadap bau badan.

Produk ini tak sendiri. Sebelumnya sudah ada Swallowable Parfum dari perusahaan Belanda yang memakai prinsip yang sama. Dan juga permen kunyah Otoko Kaoru (parfum lelaki) dari Jepang yang saat ini sudah tutup.

Permen deodoran ini sudah dijual di toko-toko di Spanyol, Jerman, Cina, Korea maupun Armenia. Juga sudah tersedia dijual online dengan harga USD$ 10.


0 komentar:

Posting Komentar

Cari Blog Ini

Ada kesalahan di dalam gadget ini

Site Info

KLIK UNTUK BERINVESTASI

DAFTAR DAN DAPATKAN DOLAR TIAP HARI, SAYA SUDAH MEMBUKTIKANNYA

Template By Fahmi Setiawan , Di Publish By Eckoo dan Yanzen