KUTU adalah serangga tak bersayap yang mengisap darah manusia. Salah satu jenis kutu yang harus Anda waspadai adalah kutu kelamin.
Kutu kelamin memerlukan panas tubuh seseorang agar tetap hidup. Oleh karena itu, mereka tidak bisa hidup lama di dudukan WC, walaupun dapat bertahan hidup sebentar di seprai atau pakaian yang hangat.
Buku teks kedokteran menyatakan bahwa kutu kelamin nyaris selalu ditularkan melalui hubungan seksual, karena kutu itu sebetulnya hidup di rambut kelamin, dan terkadang rambut tubuh, tempat kutu mengisap darah dan bertelur (nit).
Menurut ahli parenting asal Inggris Dr. Mirriam Stoppard, gejala kutu kelamin yang paling umum adalah gatal-gatal di daerah kelamin dan di sekitar anus, terutama pada malam hari.
“Sejumlah orang tidak mengalami gejala dan baru menyadari bahwa mereka terserang kutu saat melihat ada telur atau serangga kecil di tubuh mereka,” tutur Dr. Mirriam dalam bukunya, Parenting Guide.
Yang menyebalkan lagi dari kutu kelamin, mandi tidak bisa menyingkirkan telur kutu yang melekat erat di rambut kelamin. “Sekitar 10 ribu kasus infestasi kutu kelamin ditangani di Inggris setiap tahun,” katanya.
Jika Anda menduga diri Anda atau pasangan terserang kutu kelamin, Dr. Mirriam menyarankan agar segera menemui dokter atau datangilah klinik khusus penyakit menular seksual.
Wah ternyata ada juga kutu yang namanya kutu kelamin
Aneh, pria ini didenda karna membersihkan sampah dilingkungannya
Seorang pecinta kebersihan yang gemar memungut sampah dan menaruhnya di tempat sampah, secara ironis justru didenda oleh pihak berwenang Inggris. Alasan denda yang diberikan pun dianggap terlalu berlebihan.
David Baker terpaksa merogoh kocek sebesar 75 poundsterling atau sekira Rp1,5 juta (Rp15.407 per poundsterling), karena mengumpulkan sampah dan memasukannya ke dalam tempat sampah. Pria berusia 39 tahun itu dituduh telah menggunakan tempat publik untuk kepentingan pribadinya.
Secara resmi, pihak berwenang Inggris menanggapnya telah menimbun kotak pizza dan surat bekas yang dianggap sebagai sampah domestik. Timbunan tersebut diletakannya di tepi jalanan umum dan dianggap harus membayar pajak.
Mantan ahli geologi itu memang sengaja mengumpulkan sama yang dibuang oleh warga selama enam tahun terakhir. Tetapi hal tersebut dilakukannya untuk membersihkan lingkungan sekitar, karena sampah ini kemudian diserahkannya kepada petugas pembersih sampah.
Baker pun tidak terima dengan denda ini yang dinilainya terlalu aneh. "Birokrasi mulai gila. Sepertinya pemerintah sangat membutuhkan uang hingga menerapkan denda kepada siapapun," ujar Baker, seperti dikutip Orange, Minggu (4/11/2012).
"Bagaimana mungkin seseorang yang ingin membuah sampah ke tempatnya, justru berakhir dengan didenda?," tanya Baker.
Namun pihak Pemerintah Kota Stourbridge -tempat Baker tinggal- tidak mengindahkan keluhan Baker tersebut. Dirinya tetap harus membayar denda, dengan alasan beberapa dari sampahnya adalah sampah domestik.
Ladies, hindari air bak di toilet umum
MENJAGA kebersihan kewanitaan tentu sangat penting. Bukan hanya perawatan, tetapi juga bagaimana Anda peduli pada penggunaan toilet di tempat umum.
Rata-rata wanita enggan untuk pergi ke toilet umum yang kebersihannya seringkali diabaikan. Padahal, banyak bakteri dan kuman yang dapat mengakibatkan masalah kesehatan organ reproduksi.
Menurut penelitian, hampir 70 persen jamur candida albicans, penyebab utama keputihan dan rasa gatal pada vagina, ada pada air di bak mandi toilet umum.
Untuk mencegah adanya penyebaran penyakit, Anda bisa melakukan hal sederhana saat berada di toilet umum, seperti yang dikutip dari Buku Pintar Miss V, Cara Cerdas Merawat Organ Intim Wanita, karya Fania Burhani, terbitan Araska.
Siramlah sebelum Anda menggunakan toilet (flushing), hal ini untuk mencegah penularan jika pengguna lain adalah penderita penyakit kelamin. Gunakan air yang mengalir melalui keran atau selalu sediakan tissu untuk membersihkan vagina.
Hindari penggunaan air dari bak yang tergenang di toilet umum karena banyak ditemukan jamur candida albicans yang dapat mengganggu kesehatan organ Anda