Tempatnya berbagi Ilmu dan Hiburan

Tampilkan postingan dengan label traficking. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label traficking. Tampilkan semua postingan

Ditangkap 3 PSK impor asal thailand, bertarif 2 juta perjam

Imigrasi Jakarta Pusat menangkap tiga Pekerja Seks Komersil (PSK) asal Thailand. Mereka akan segera dideportasi ke negara asalnya.

"Mereka akan kita deportasi secepatnya, menunggu koordinasi dari pimpinan," ujar Kasi Pengawasan dan Penindakan Keimigrasian Kanim Jakarta Pusat, Darwanto, saat ditemui detikcom di kantornya di Jalan Merpati Blok B 12 No 3, Kemayoran, Jakarta Pusat, Minggu (11/11/2012).

Ketiga PSK yang berinisial IDEL (18), HOS (18), dan DIKA (18) ini ditangkap di kawasan Sudirman Park. Darwanto juga mengatakan bahwa pemasaran PSK 'impor' di Indonesia dilakukan oleh warga negara Indonesia.

Ketiga perempuan berambut panjang ini terlihat mengenakan pakaian kasual yang trendi. Selama wartawan mencoba mewawancarai, tak ada jawaban apapun dari mereka. Ketiganya hanya terus sibuk menyembunyikan muka mereka dengan jaket dan sapu tangan.

"Ketika akan kita tangkap, germonya berhasil melarikan diri. Kita tidak bisa mengejar lagi. Namun kita sudah bisa mengantongi identitasnya," lanjutnya.

Para PSK jaringan ini tidak lama tinggal di Indonesia. Selama dua pekan sekali, mereka berpindah negara untuk bertransaksi dengan pelanggan lainnya.

"Pokoknya mereka setiap dua minggu diganti. Tapi yang kita tangkap ini baru dua minggu di sini," terangnya.


Ari Wibowo sanggup jual Istri seharga 300 Ribu

Kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) terjadi di Kompleks BNI RT 1/RW 5, Kelurahan Bedahan, Sawangan, Depok. KDRT ini menimpa Rosiana, seorang ibu beranak dua yang diduga dijual ke lelaki hidung belang seharga Rp300 ribu. Sang suami yang bernama Ari Wibowo melakukan kekerasan terhadap Rosiana.

Menurut tukang sabit rumput di depan rumah korban, Dodo, mengatakan kejadiannya diketahui sering terjadi pertengkaran di rumah mereka.

“Kejadiannya Sabtu malam, ribut besar terjadi. Ternyata, istrinya diduga dijual oleh suaminya ke pria hidung belang sebesar Rp300 ribu,” kata Dodo saat berbincang dengan Okezone, di Bedahan, Sawangan, Depok, Selasa (6/11/2012).

Kata Dodo, Rosiana menolak untuk dijual dan kabur dari rumahnya, lantaran perbuatan biadab suaminya itu sudah yang kedua kalinya. Saat suaminya hendak mengejar istrinya dengan menggunakan kendaraan roda dua, ternyata motor yang kendarainya melindas anaknya sendiri yang bernama Eksel.

“Istrinya menolak karena sudah dua kali, istrinya mencoba pergi dari rumah, kabur. Saat suamintya hendak mengejar istrinya, pakai motor, ternyata anaknya sendiri eksel terlindas motor sendiri, kaki dan tangannya lebam,” katanya.

Lanjut Dodo, keluarga Ari Wibowo diketahui sudah tiga tahun tinggal di Bedahan, Sawangan, Depok dan selama itu pula diketahui sangat tertutup. “Karena keluarganya tertutup dan warga hanya mendengar ribut-ribut,” jelas dia.

Bahkan, kata Dodo, keluarga tersebut sering bertengkar karena diduga penyebabnya sang suami pengangguran.

“Selama tinggal di Bedahan sering berantem, karena suaminya pengangguran. Dan biaya hidup salam ini ditanggung istrinya,” kata dia.

Sementara Ketua RT setempat Subari membantah bahwa masyarakat melakukan pengeroyokan terhadap Ari. Menurut Subari, warga hanya berkumpul dan memusyawarahkan peristiwa tersebut. “Gak ada pengeroyokan oleh warga, kita hanya kumpul,” katanya.

Template By Fahmi Setiawan , Di Publish By Eckoo dan Yanzen